Kenali Gejala Umum Chikungunya, Awas Tertipu

Kenali-Gejala-Umum-Chikungunya-Awas-Tertipu
indiatoday.in
Chikungunya atau disebut juga flu tulang adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Virus yang datang menyerang manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Kedua jenis nyamuk yang sama dengan nyamuk penyebab penyakit demam berdarah. Penyakit Chikungunya ditandai dengan serangan demam dan nyeri sendi secara mendadak. 

Tidak berarti setiap digigit nyamuk jenis tersebut Anda akan terserang chikungunya. Nyamuk tersebut hanya menularkan setelah mendapatkan virus chikungunya saat menggigit seseorang yang telah terinfeksi sebelumnya. Namun virus ini tidak menyebar secara langsung dari manusia ke manusia. 

Virus chikungunya lebih banyak ditemukan di negara-negara tropis seperti iklim lebih dari 60 negara di Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika. Terlebih jika tingkat kebersihan satu tempat yang buruk, sehingga menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Karenanya menjaga kebersihan lingkungan disarankan untuk menghindari serangan virus chikungunya. Nyamuk-nyamuk pembawa virus ini umunya menyerang di siang hari, namun gigitan terutama terjadi saat dini hari dan sore hari. 

Virus chikungunya dapat menyerang siapa saja. Namun, risiko tertinggi ada pada bayi yang baru lahir, lansia 65 tahun ke atas, dan individu dengan kondisi tertentu, misalnya hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. 
sumber:  https://www.alodokter.com/

Gejala Umum chikungunya 

Setelah digigit nyamuk dan tertular Chikungunya Anda akan merasakan gejala seperti demam dan linu. Selain itu gejala umum chikungunya lainnya adalah: 

  • Demam hingga 39 derajat Celsius 
  • Nyeri sendi 
  • Nyeri otot 
  • Nyeri tulang 
  • Sendi bengkak 
  • Sakit kepala 
  • Kelelahan 
  • Kedinginan 
  • Gejala juga terkadang bisa disertai dengan ruam yang mirip dengan campak. 
  • Konjungtivitis (mata merah) 
  • Mual hingga muntah. 

Berbagai gejala ini tidak muncul sesaat setelah digigit nyamuk. Biasanya baru terjadi antara 3-7 hari setelah digigit nyamuk yang terinfeksi. Penyakit ini umumnya tidak menyebabkan kematian, tetapi gejalanya bisa parah dan melumpuhkan karenanya perlu penanganan dengan cepat dan benar. 

Serangan parah hanya bisa terjadi pada pasien berisiko yakni pada lansia terutama yang memiliki penyakit kronis. Secara umum sebagian besar orang yang terinfeksi akan merasa lebih baik dalam waktu seminggu. Namun, sebagian lainnya bisa mengalami nyeri sendi selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. 

Pentingnya diagnosis chikungunya secara medis sebab gejala penyakit ini mirip dengan gejala demam berdarah dan virus zika. Oleh karena itu, seseorang yang mengalami gejala di atas disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter, agar dapat diberikan penanganan yang tepat. 

Agar lebih akurat, diagnosis terhadap penyakit chikungunya, bisa dilakukan melalui pemeriksaan darah seperti Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Tes ELISA adalah tes serologi guna mengecek keberadaan antibodi IgM dan IgG yang terkait dengan chikungunya. Pemeriksaan laboratorium sendiri merupakan pemeriksaan yang sangat penting, karena gejala klinis yang ditimbulkan penyakit chikungunya sangat mirip dengan demam dengue. 

Jika di rumah Anda atau orang-orang terdekat Anda mengalami serangan chikungunya, pastikan diri Anda, keluarga dan teman terdekat melakukan pemeriksaan. 

Komplikasi Chikungunya 

Pada kasus yang jarang, chikungunya dapat menimbulkan komplikasi berbahaya. Pada kasus seperti ini ada beberapa obat yang akan berbahaya jika dikonsumsi bersamaan. Maka konsultasikan bersama dokter Anda. 
  • Uveitis (radang pada bagian mata yang disebut uvea) 
  • Mielitis (radang pada satu segmen saraf tulang belakang) 
  • Retinitis (radang pada retina mata) 
  • Meningoensefalitis (radang selaput otak) 
  • Nefritis (peradangan pada ginjal) 
  • Miokarditis (peradangan otot jantung) 
  • Hepatitis (radang hati) 
  • Sindrom Guillain- Barré (gangguan sistem saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kenali Gejala Umum Chikungunya, Awas Tertipu"

Posting Komentar